Penyelenggaraan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada tahun ajaran 2025/2026 memasuki babak baru dengan penekanan pada soal yang lebih terfokus untuk mengukur keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Soal-soal yang disusun untuk UKK kali ini diharapkan dapat menggambarkan kemampuan siswa dalam bidang kejuruan yang telah mereka pelajari selama masa pendidikan di SMK.
Aspek yang Diuji dalam Soal UKK
Asesor yang bertugas dalam UKK akan menggunakan instrumen soal yang terdiri dari beberapa bagian, antara lain:
-
Soal Praktik Kejuruan – Menguji keterampilan siswa dalam mempraktikkan keahlian sesuai dengan bidangnya, seperti menyiapkan peralatan atau memelihara calon induk ikan hias.
-
Soal Pengetahuan – Berbentuk pilihan ganda, esai, atau jawaban singkat yang menguji pemahaman siswa terhadap konsep dasar dalam bidang kejuruan yang mereka tekuni.
-
Lembar Penilaian – Menilai aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa selama mengerjakan tugas yang diberikan.
Dalam hal ini, ada dua kategori penilaian utama:
-
Kompeten – Siswa yang memenuhi seluruh kriteria unjuk kerja dan dapat menunjukkan sikap kerja yang baik dalam menyelesaikan tugas.
-
Belum Kompeten – Siswa yang belum memenuhi kriteria tertentu dalam pekerjaan yang diujikan.
Sebagai tambahan, soal-soal UKK akan mematuhi pedoman yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta memperhatikan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Hal ini memastikan bahwa SMK dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di pasar tenaga kerja.
Soal-soal UKK untuk SMK pada tahun ajaran 2025/2026 merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa menghadapi tantangan di dunia kerja. Dengan soal yang sesuai dengan standar industri dan kompetensi, UKK diharapkan dapat meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan dan membuka lebih banyak peluang bagi lulusan SMK untuk sukses dalam karier mereka.
